Stockholm Jadi Magnet Investor AS, Pendanaan Startup Swedia Capai Rp 45 Triliun

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04:04:31 WIB
Suasana kawasan pusat bisnis Stockholm, Swedia, yang menjadi pusat ekosistem startup Eropa.

KANALEKONOMI.ID — Swedia bukan lagi sekadar negara asal Spotify dan Klarna. Dalam dua tahun terakhir, Stockholm menjelma menjadi salah satu ekosistem startup paling subur di Eropa, ditopang generasi pertama pendiri yang kini menjadi mentor dan investor bagi pendatang baru.

Data Dealroom menunjukkan total pendanaan yang masuk mencapai USD 2,8 miliar tahun ini. Angka itu memang masih di bawah rekor USD 8,5 miliar pada 2021, tapi trennya naik setelah sempat turun di 2023.

Faktor Budaya: Jadi Founder Dianggap Keren

Sophia Bendz, general partner di Cherry Ventures, melihat pergeseran budaya sebagai pemicu utama. Ketika ia bekerja di Spotify sekitar satu dekade lalu, karier impian kaum muda Swedia adalah bankir atau konsultan. Kini kondisinya berbalik.

"Sekarang banyak orang berorientasi pada menciptakan sesuatu, mengejar kebebasan sekaligus kekayaan," ujar Bendz dalam siniar Equity.

Perubahan persepsi ini berdampak langsung pada jumlah pendiri baru. Profesi founder startup kini dianggap prestisius, setara dengan profesi profesional di sektor keuangan.

Dampak Generasi Pertama: Modal dan Mentoring

Gelombang startup terbaru mendapat keuntungan struktural dari generasi pendahulu. Para pendiri Spotify, Klarna, dan perusahaan sukses lainnya menyuntikkan modal serta pengalaman ke perusahaan baru.

Daniel Ek, pendiri Spotify, misalnya, kini juga mendirikan Neko Health yang bergerak di bidang teknologi kesehatan. Pola yang sama terlihat dari karyawan Lovable dan Legora yang mulai berani membangun usaha sendiri setelah belajar dari perusahaan rintisan tersebut.

"Orang-orang yang pernah bekerja di Lovable dan Legora tampak sangat terdorong untuk memulai perusahaan sendiri," kata Bendz.

Perusahaan Baru yang Menonjol

Beberapa nama yang tengah naik daun antara lain Legora, startup legal AI, dan Lovable, perusahaan perkakas coding berbasis vibe-coding. Keduanya menjadi magnet bagi talenta muda Eropa yang ingin membangun produk teknologi.

Selain itu, ada Einride, perusahaan otonom di sektor angkutan barang, dan Neko Health yang didirikan Daniel Ek. Keempatnya mewakili sektor berbeda: hukum, perangkat lunak, logistik, dan kesehatan.

Minat Investor Amerika Serikat

Investor AS mulai melirik serius pasar Swedia. Bendz mencatat semakin banyak venture capitalist dari Amerika yang terbang langsung ke Stockholm untuk bertemu pendiri dan memberikan term sheet.

"Itu bukti bahwa kami punya banyak perusahaan bagus di sini. Ini tanda kami melakukan hal yang benar," ujarnya.

Bagi pembaca Indonesia, pola pertumbuhan ekosistem startup Swedia relevan dengan perkembangan di Jakarta dan Bandung. Siklus pendiri yang menjadi investor, budaya founder yang dihargai, serta peran mentor dari generasi pertama adalah faktor yang turut membentuk lanskap startup Tanah Air.

Tags

Terkini