Wagub Kaltim Seno Aji Turun Langsung ke Titik Api Karhutla di Sanga-Sanga, Api Sempat Dekati Permukiman Warga

Wagub Kaltim Seno Aji Turun Langsung ke Titik Api Karhutla di Sanga-Sanga, Api Sempat Dekati Permukiman Warga
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji meninjau langsung titik api karhutla di Kelurahan Pendingin, Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara.

SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Pendingin, Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara, tidak meluas ke permukiman. Hal itu menyusul pemantauan langsung yang dilakukan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim dan sejumlah unsur terkait pada Selasa (25/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, tim menemukan sejumlah titik api yang berada tidak jauh dari rumah warga. Kondisi ini sempat menjadi perhatian karena kobaran api berpotensi menjalar apabila tidak segera dilakukan pemadaman.

Tim Gabungan Kerahkan Personel ke Empat Titik Lokasi

Tim gabungan yang melibatkan BPBD Kaltim, BPBD Kutai Kartanegara, TNI, Polri, pemadam kebakaran, hingga relawan setempat langsung bergerak melakukan penanganan. Peninjauan dilakukan di empat titik lokasi, yakni kawasan RT 5, RT 11, RT 13, serta aset milik Pemprov Kaltim di Pendingin.

"Alhamdulillah, berkat dukungan sejumlah pihak, baik dari Pemprov Kaltim, Pemkab Kukar, TNI dan Polri serta sejumlah relawan, akhirnya api yang mau menyebar ke permukiman warga cepat dipadamkan," kata Seno Aji usai meninjau lokasi kebakaran.

Selain di Pendingin, tim juga melakukan pemantauan hingga wilayah Bantuas, Samarinda, yang turut menjadi lokasi penanganan kebakaran. Di wilayah tersebut, sebanyak lima unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

Pemprov Telusuri Sumber Awal Api

Pemprov Kaltim selanjutnya melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber awal kebakaran. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah api berasal dari aktivitas di sekitar permukiman, kawasan hutan di belakang rumah warga, maupun lahan perkebunan.

Menurut Seno, langkah tersebut penting karena penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Sumber munculnya api juga perlu diketahui agar kejadian serupa tidak terus berulang.

"Jangan sampai karena untuk keuntungan sesaat, sehingga warga rela membakar lahan guna dijadikan lahan perkebunan. Jadi, kami imbau agar tidak membakar lahan," tegasnya.

Empat Wilayah di Kaltim Masih Jadi Perhatian

Seno menyebut penanganan karhutla terus dilakukan di sejumlah wilayah Kaltim. Sebagian titik api telah berhasil dipadamkan, namun pemerintah daerah masih harus mewaspadai wilayah yang memiliki sebaran titik api cukup tinggi.

Beberapa daerah yang menjadi perhatian Pemprov Kaltim antara lain Berau, Paser, Kutai Kartanegara, dan Kutai Barat. Kecepatan respons menjadi kunci agar kebakaran tidak meluas dan mengancam keselamatan warga.

"Yang paling penting jangan sampai api mendekati permukiman. Karena itu, kita harus bergerak cepat dan bersama-sama menangani setiap titik api yang muncul," pungkasnya.

Bantuan Sembako Diserahkan untuk Relawan Posko

Dalam kunjungan tersebut, Seno juga menyerahkan bantuan sembako untuk memenuhi kebutuhan para relawan yang berjaga di Posko Karhutla Pendingin. Bantuan tersebut diterima oleh Relawan Kebakaran Pendingin, Kiswanto.

Kekuatan personel dan peralatan yang diterjunkan ke Pendingin melibatkan BPBD Kaltim, dua unit Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Santan, satu unit KPHP Delta Mahakam dari Dinas Kehutanan, serta satu unit dari Dinas Kehutanan Kaltim. Penanganan juga diperkuat relawan pemadam kebakaran dari Kecamatan Sanga-Sanga.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan, Kepala BPKAD Kaltim H Ahmad Muzakkir, serta jajaran BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index